| SMAN 1 Menuju Sekolah Adiwiyata |
| Berita - Seputar SMA 1 Lubuklinggau | |
| Selasa, 14 Juli 2009 11:46 | |
|
LUBUKLINGGAU - Tampaknya, keinginan warga SMAN 1 Lubuklinggau dalam mewujudkan sekolah AdiWiyata (sekolah berwawasan lingkungan) benar-benar serius. Terbukti, berbagai upaya telah dilakukan untuk menuju sekolah AdiWiyata. Salah satunya, pihak sekolah mengundang Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Lubuklinggau untuk memberikan materi kepada siswa baru SMAN 1 Lubuklinggau dalam kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS). Kepala SMAN 1 Lubuklinggau, Suradi mengatakan, tujuan mengundang pihak KLH dalam kegiatan MOS ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada siswa baru SMAN 1 mengenai lingkungan. Apalagi SMAN 1 sedang mempersiapkan diri menuju sekolah Adiwiyata. “Kali ini kami mengundang KLH untuk memberikan materi dalam kegiatan MOS. Salah satu tujuannya adalah untuk memberikan pengetahuan kepada anak-anak khususnya siswa baru terhadap lingkungan. Apalagi saat ini SMAN 1 tengah mempersiapkan diri menuju sekolah berwawasan lingkungan,” terang Suradi, kepada wartawan Koran ini saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (11/7). Ditambahkannya, apabila SMAN 1 berhasil meraih predikat sekolah AdiWiyata, berarti ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi pihak sekolah. Dan orientasi ke depan bagi sekolah yang dinyatakan sebagai sekolah AdiWiyata adalah prestasi yang dicapai harus bertaraf nasional dan bahkan internasional. “Untuk mencapai predikat sekolah AdiWiyata, orientasi prestasi harus bertaraf nasional bukan lagi bertaraf kota atau provinsi. Maka dari itu, mulai sekarang kami telah mempersipkan segala sesuatunya. Dan dalam kesempatan ini kami memohon doa dan dukungan dari seluruh warga sekolah untuk mewujudkan hal tersebut,” ucapnya. Sebagaimana telah diketahui, sejak 13 hingga 15 Juli mendatang sebagian besar sekolah telah melaksanakan MOS bagi siswa baru mereka. Sebelum memasuki hari H, kebanyakan sekolah melakukan kegiatan pra MOS di sekolah masing-masing. Begitu juga halnya yang dilakukan oleh SMAN 1 Lubuklinggau. Sabtu (11/7) lalu, SMAN 1 melakukan kegiatan pra MOS. Namun, dalam kegiatan ini sifatnya hanya untuk menjalin tali silaturrahmi antara senior dan junior, sebab acara ini di handle oleh anak-anak Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 1 Lubuklinggau. “Untuk pra MOS ini kami hanya ingin menjalin keakraban dengan siswa baru. Maka dari itu kegiatan hari ini (Sabtu, red) hanya berupa perkenalan dan penghangatan suasana, pengembangan sikap demokratik, bina kreativitas peserta, LTBB serta seni gembira,” jelas ketua pelaksana kegiatan sekaligus ketua OSIS SMAN 1 Lubuklinggau periode 2008/2009, Afif Tri Sandy. Dikatakannya, sebagai ciri khas yang ditunjukkan setiap kali kegiatan MOS, seluruh siswa diwajibkan memakai perlengkapan seperti pakaian hitam dengan bawahan training dan sepatu kats. Kemudian, siswa juga harus memakai accessories tutup kepala yang terbuat dari bola kaki plastik ditambah lagi dengan rumbai-rumbai tali rapia dan kaleng minuman ringan yang digantung di pinggang. “Hal ini dilakukan hanya sekedar bentuk keunikan saja, tidak ada unsur apa-apa dibalik ini semua,” tambahnya. Dia mengharapkan, dengan kegiatan ini dapat menambah keakraban antara satu sama lain. Kemudian juga, supaya siswa baru dapat menjalani pendidikan di SMAN 1 Lubuklinggau dengan sungguh-sungguh dan dapat menjaga nama baik sekolah.(Hetty Linggau Pos) |
|
